REVIEW JURNAL
Yohanes Adi Prabowo
17212846
3EA04
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
KEPUTUSAN
PEMBELIAN VIA INTERNET PADA TOKO ONLINE
Abstrak
Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor-faktor
yang mempengaruhi keputusan pembelian via internet pada Toko Online.
Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat termasuk internet membawa
dampak yang besar bagi segala aspek, tidak terkecuali perkembangan dunia bisnis
dan pemasaran. Hal ini tidak aneh mengingat jumlah pengguna internet yang terus
tumbuh pesat dapat menjadi sebuah pasar yang potensial untuk dimasuki para
pebisnis. Di lain pihak, praktik e-commerce dan e-bisnis ternyata mempunyai banyak
keuntungan baik bagi perusahaan atau pun konsumen. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui adanya program periklanan, pemasaran melaui E-mail dan
Kepercayaan konsumen terhadap pemrosesan informasi serta pengaruhnya terhadap
Keputusan Pembelian produk-produk yang dijual di Toko Online.
Penulisan ini menggunakan metode uji validitas dan
relibilitas, uji normalitas, uji penyimpangan asumsi klasik seperti uji
multikolinieritas dan uji heteroskedastisitas dan uji regresi linier berganda
seperti uji t, uji f dan uji korelasi berganda dan determinasi, Analisis model
persamaan struktural (structural equestion metode). Hasil yang diperoleh dari
penelitian ini adalah variabel program periklanan menunjukkan bahwa pengaruh
yang besar terhadap variabel pemprosesan informasi dengan nilai 0,001 dan
variabel pemprosesan informasi mempunyai pengaruh langsung terhadap keputusan
pembelian dengan nilai 0,001. Mengindikasikan bahwa variabel independen
berpengaruh signifikan secara positif pada tingkat signifikansi sebesar 5%.
Latar Belakang
Dengan adanya internet sebuah paradigm baru ekonomi
telah lahir. Dunia maya terbentuk seiring dengan berkembangnya teknologi
internet, tidak terkecuali perkembangan dunia bisnis dan pemasaran. Sekarang
sudah banyak orang yang memanfaatkan internet sebagai media pemasaran dan
bisnis. Hal ini tidak aneh J@TI Undip, Vol VIII, No 3, September 2013 144
mengingat jumlah pengguna internet yang terus bertumbuh pesat dapat menjadi
sebuah pasar yang potensial untuk dimasuki para pebisnis. Di lain pihak,
praktik ecommerce dan e-bisnis ternyata mempunyai banyak keuntungan baik bagi
perusahaan ataupun konsumen. E-commerce lebih dari sekedar membeli dan menjual
produk secara online.
E-commerce meliputi seluruh proses dari pengembangan,
pemasaran, penjualan, pengiriman, pelayanan, dan pembayaran para pelanggan,
dengan dukungan dari jaringan para mitra bisnis di seluruh dunia. Sistem
e-commerce sangat bergantung pada sumber daya internet dan banyak teknologi
informasi lainnya untuk mendukung setiap proses ini. Selain alasan untuk
pengembangan bisnis, penggunaan sumber daya internet dikarenakan jumlah
potensial dari pengguna internet di seluruh dunia yang dari tahun ke tahun
mengalami peningkatan. Dari tahun 2000-2011 terlihat pada data di atas bahwa
pertumbuhan pengguna internet di Dunia mengalami pertumbuhan sebesar 528,1%.
Dari jumlah penduduk di Dunia yaitu 6.930.055.154 sebesar 32,7% telah
menggunakan internet, ini berarti sebagian orang di dunia sudah mengenal
internet atau sudah menjadi gaya hidup sehari-hari. Apabila dilihat dari data
tersebut dapat disimpulkan bahwa pengguna internet baik secara global maupun
nasional mengalami peningkatan yang cukup pesat. Hal ini jelas menjadi sebuah
potensi bisnis yang sangat menjajikan.
Sebagian dari pengguna internet Indonesia dan di luar
negeri, telah melakukan pembelian online. Tren belanja online mulai diminati
karena proses keputusan belanja online tidak serumit keputusan pembelian
offline. Belanja online memang memudahkan dan menghemat waktu, menghemat biaya
dibandingkan belanja tradisional. Proses keputusan belanja online adalah
pencarian informasi, membandingkan alternatif yang ada, dan pengambilan
keputusan. Pada tahap pencarian informasi, konsumen akan mencari referensi
secara online dari manapun (seperti search engine atau Toko Online). Informasi
yang dicari adalah berupa opini dari orang lain yang sudah mendapatkan manfaat
dari produk yang dibeli.
Tujuan Penelitian
1. Untuk menganalisis program periklanan, pemasaran
melalui e-mail, serta tingkat kepercayaan secara signifikan mempengaruhi
pemrosesan informasi periklanan oleh konsumen di Toko Online.
2. Untuk menganalisispemasaran melalui email,
pemprosesan informasi, serta tingkat kepercayaan konsumen yangsecara signifikan
mempengaruhi keputusan pembelian konsumen di Toko Online.
3. Untuk menganalisis variable kepercayaan konsumen
dan pemasaran melalui e-mail secara signifikan mempengaruhi keputusan pembelian
konsumen baik secara langsung maupun melalui tahap pemrosesan informasi
periklanan oleh pengguna internet di Toko Online.
TELAAH PUSTAKA
Pengertian Pemasaran
Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam
perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi yang menentukan
harga barang dan jasa. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah
produksi, pemasaran dan konsumsi. Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan
produksi dan konsumsi. Menurut Assauri (2004), “Pemasaran adalah kegiatan
manusia yang diarahkan untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui
proses pertukaran”. Menurut Kennedy (2006), “Pemasaran adalah sekumpulan
rancangan kegiatan yang saling terkait untuk mengenali dan mengembangkan,
mendistribusikan, mempromosikan, serta menetapkan harga yang tepat dari sebuah
produk dan layanan untuk mencapai kepuasan dari konsumen yang bertujuan untuk
menghasilkan keuntungan”. Menurut Khotler (2005), “Pemasaran merupakan suatu
proses sosial dan manajerial yang membuat individu dan kelompok dapat
memperoleh apa yang mereka butuhkan sereta inginkan dalam penciptaan dan timbal
balik produk dan nilai dengan orang lain”.Sedangkan Saladin (2003),“Pemasaran
merupakan suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk
merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang yang dapat
memuaskan keinginan setra mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan”.
Bauran Komunikasi Pemasaran
Menurut Kotler bauran komunikasi pemasaran (disebut
juga bauran promosi) terdiri dari lima cara komunikasi utama yaitu :
1. Advertising
Peranan periklanan dalam pemasaran sangatlah penting,
yakni untuk membangun kesadaran (awareness) terhadap keberadaan produk atau
jasa yang ditawarkan, untuk menambah pengetahuan konsumen tentang produk atau
jasa yang ditawarkan, untuk membujuk calon pelanggan untuk membeli atau
menggunakan produk atau jasa tersebut. Sedangkan, tujuan utama dari periklanan
adalah memberikan informasi secara luas kepada konsumen tentang barang atau
jasa yang ditawarkan suatu perusahaan.
Adapun tujuan Advertising diantaranya :
a. Untuk memberikan Informasi atas produk atau jasa
yang ditawarkan untuk menciptakan permintaan atas produk tersebut.
b. Untuk mempertahankan calon pelanggan yang setia
dengan membujuk pelanggan agar tetap membeli.
c. Untuk membujuk calon pelanggan dimana iklan menjadi
penting dalam persaingan dimana sasaran perusahaan menciptakan permintaan
selektif akan merek tertentu.
d. Untuk menarik pelanggan baru, dengan menarik arus
kas pembelian kearah produk yang diiklankan perusahaan dan menggantikan tempat
para pelanggan yang pindah ke produk pesaing serta memperluas pasar.
2. Promosi
Penjualan
Promosi
merupakan suatu aktivitas dan materi yang dalam aplikasinya menggunakan teknik,
dibawah pengendalian penjual/produsen, yang dapat mengkomunikasikan informasi
persuasif yang menarik tentang produk yang ditawarkan oleh penjual/produsen,
baik secara langsung maupun melalui pihak yang dapat mempengaruhi pembelian.
Tujuan kegiatan promosi antara lain:
a. Mengidentifikasi dan menarik konsumen baru
b. Mengkomunikasikan produk baru
c. Meningkatkan jumlah konsumen untuk produk yang
telah dikenal secara luas
d. Menginformasikan kepada konsumen tentang
peningkatan kualitas produk
e. Mengajak konsumen untuk mendatangi tempat penjualan
produk
f. Memotivasi konsumen agar memilih atau membeli suatu
produk
3. Publicity
Publicity atau publisitas merupakan kiat pemasaran,
dimana perusahaan tidak hanya berhubungan dengan kumpulan publik yang lebih
besar. Adapun Fungsi utama dari Publicity meliputi :
a) Membangun image (citra), baik image perusahaan
maupun image produk.
b) Mendukung aktivitas komunikasi.
c) Mengatasi isu atau permasalahan yang ada.
d) Memperkuat posisi perusahaan.
e) Cukup mengadakan Lounching untuk produk atau jasa
baru.
4. Personal Selling
Menurut Retno Dewanti (2008), “Penjualan Perorangan
(personal selling) adalah kontak langsung antara perusahaan dengan para
konsumennya melalui wiraniaga yang terlatih untuk membangun hubungannya dengan
para pelanggan”. Personal Selling dapat juga dikatakan sebagai improvisasi dan
penjualan dengan menggunakan komunikasi person to person. Personal Selling
biasanya dilaksanakan oleh sales bawah naungan manajer penjualan yang
mempromosikan produk secara langsung pada pasar sasaran, bentuk kegiatan
personal selling yaitu : Door to door sellin, Mail Order, Telephon selling,
Direct selling
5. Direct Selling
Direct Selling atau direct marketing adalah bagian
dari program marketing communication, dimana direct marketing dilakukan sebagai
cara untuk bertemu oleh konsumen setelah muncul respon dari pasar atas
informasi produk yang telah disabarkan kepada konsumen melalui media (iklan
disurat kabat, televisi, radio, majalah, imnternet atau media masa lainnya).
Dalam Direct Marketing pasar tidak dapat diraih jika hanya menggunakan salah
satu cara, tetapi strategi pemasaran yang efektif adalah memasuki pasar dengan
berbagai cara media, malalui perhitungan yang tepat.
Pengertian Internet
Internet adalah singkatan dari interconnection
networking yang secara sederhana bisa diartikan sebagai a global network of
computer networks ( Randal dan Latulipe, 2005). Pada era siber internet
memiliki akselerasi hyperekponensial yang sulit dibayangkan, sehingga membentuk
sebuah komunitas yang memanfaatkan internet secara maksimum untuk kepentingan
hidupnya salah satunya adalah untuk kepentingan berkomunikasi tanpa batas ras,
bangsa, geografi kelas dan batasan-batasan lainya. @TI Undip, Vol VIII, No 3,
September 2013 147 Menurut Darmawan (2004), saat ini sebagian besar orang
beranggapan periklanan diinternet hanyalah memindahkan media tempat beriklan
dari media cetak ke media elektronik biasa ke media online yang lebih
interaktif. Para pemilik iklan atau situs ini kebanyakan masih memiliki pikiran
bahwa beriklan diinternet akan sama hasilnya dengan beriklan dimedia massa.
Banyak perusahaan diindonesia yang belum memahami pentingnya internet sebagai
sarana promosi dan perusahaan mereka.
Konsep Website
Perberkembang penggunaan website saat ini merupakan
kabar yang menggembirakan bagi banyak praktisi IT. Situs website banyak
diperlukan untuk berbagai kepentingan berkaitan dengan penyampaian informasi
mulai dari perusahaan besar, perusahaan kecil, lembaga pemerintahan,
pendidikan, dunia hiburan dan masih banyak lagi.Website merupakan sarana yang
efektif untuk melakukan promosi produk dan jasa sehinggan cukup banyak
perusahaan penjualan barang dan jasa yang membuat website atau dapat disebut
dengan istilah ecommerce. Website juga terbukti menjadi media informasi yang
diminati selain media informasi lainya. Hal ini disebabkan karena sifat website
yang interaktif, menarik, jangkauan global dan informasinya yang up to date.
Dari segi bahasa, toko online berasal dari dua suku kata, Toko dan Online.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, toko berarti sebuah tempat atau bangunan
permanen untuk menjual barangbarang (makanan, minuman, dan sebagainya).
Sedangkan online yang terjemahan bahasa indonesianya adalah dalam jaringan atau
disingkat daring menurut Wikipedia adalah keadaan di saat seseorang terhubung
ke dalam suatu jaringan ataupun sistem yang lebih besar. Jadi berangkat dari
dua pengertian secara bahasa tersebut kita dapat mengartikan toko online
sebagai tempat terjadinya aktifitas perdagangan atau jual beli barang yang
terhubung ke dalam suatu jaringan dalam hal ini jaringan internet.
Belanja Online
Belanja online (online shopping) adalah proses dimana
konsumen secara langsung membeli barang-barang, jasa dan lain lain dari seorang
penjual secara interaktif dan real-time tanpa suatu media perantara melalui
Internet. Melalui belanja lewat Internet seorang pembeli bisa melihat terlebih
dahulu barang dan jasa yang hendak ia belanjakan melalui web yang dipromosikan
oleh penjual.Kegiatan belanja online ini merupakan bentuk komunikasi baru yang
tidak memerlukan komunikasi tatap muka secara langsung, melainkan dapat
dilakukan secara terpisah dari dan ke seluruh dunia melalui media notebook,
komputer, ataupun handphone yang tersambung dengan layanan akses Internet.
Belanja online adalah salah satu bentuk perdagangan elektronik yang digunakan
untuk kegiatan transaksi penjual ke penjual ataupun penjual ke konsumen. (Cipta
Halim “berbelanja Smart dan Membuka gerai gaul” 2010) belanja online pertama
kali dilakukan di Inggris pada tahun 1979 oleh Michael Aldrich dari Redifon
Computers.
Pengertian Perdagangan Elektronik (ECommerce)
Menurut M.Suyanto (2003), “Penggolongan E-Commerce
yang lazim dilakukan orang ialah berdasar sifat transaksinya. Tipe – tipe
berikut segera bisa dibedakan :
a. Business-to-business (B2B), kebanyakan
E-commerce yang diterapkan saat ini merupakan tipe B2B.E-Commerce tipr ini
meliputi transaksi IOS yang digambarkan sereta transaksi antar organisasi yang
dilakukan di Electronic Market. Contohnya, Wal-mart dengan Warner Lambert.
b. Business-to-consummer (B2C), ini merupakan
transaksi eceran dengan konsumen perorangan.
c. Consummer-to-consummer (C2C), dalam kategori ini
seorang konsumen menjual langsung ke konsumen lainnya. Contohnya eBay.com yaitu
perusahaan lelang.
d. Consummer-to-Business (C2B), yang termasuk kedalam
kategori ini adalah perseorangan yang menjual produk atau @TI Undip, Vol VIII,
No 3, September 2013 148 layanan ke organisasi dan perorangan yang mencari
penjual, berinteraksi dengan mereka dan menyepakati suatu interaksi.
e. NON Business E-Commerce, dewasa ini semakin banyak
lembaga nonbisnis seperti lembaga akademis, organisasi nirlaba, organisasi
keagamaan, organisasi sosial, dan lembaga pemerintahan yang menggunakan media
e-commerce untuk mengurangi biaya atau untuk meningkatkan operasi dan layanan
publik.
f. Intrabusinnes (Organizational) eCommerce, yang
termasuk dalam kategori ini adalah semua aktivitas intern organisasi, biasanya
dijalankan diinternet yang melibatkan pertukaran barang, jasa, atau informasi.
Pengertian Promosi
Basu Swastha (2002) mendefinisikan,“Promosi adalah
arus informasi atau persuasi atau arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang
atau orhanisasi kepada tindakan menciptakan pertukaran dalam pemasaran”.
Saladin (2003) mendefinisikan ”Promosi adalah suatu komunikasi informasi
penjual dan pembeli yang bertujuan untuk menambah sikap dan tingkah laku
pembeli, yang tadinya tidak mengenal menjadi mengenal sehingga menjadi pembeli
dan tetap mengingat produk tersebut “. Dari beberapa definisi tersebut,
kesimpulannya adalah promosi dilakukan untuk mengarahkan dan mendorong seorang
konsumen untuk melaksanakan pembelian barang atau jasa, yang merupakan salah
satu aspek penting dalam kegiatan pemasaran dan sering dikatakan sebagai ujung
tombak pemasaran.
Pemasaran Melalui E-mail
Dalam mempromosikan bisnis melalui e-mail, perlu
dicantumkan alamat website atau link Affiliate agar atau para pengguna internet
mengkliknya dan membuka website yang dicantumkan, promosi melalui E-Mail dapat
dilakukan pada :
1. Content pada E-mail yang terdiri atas subject
(judul) dan isi e-mail
2. Signature, pada Signature kita dapat mencantumkan
link website disertai deskripsi singkat mengenai website bisnis internet
3. Response e-mail, umumnya digunakan sebagai
konfirmasi kepada pengirim email bahwa yang ia kirim sudah diterima dan akan
dijawab kemudian, atau sebagai informasi bahwa kita sedang berada diluar kantor
atau sedanga berlibur sehingga belum bisa membahas e-mail tersebut dalam jangka
waktu tertentu.
Evaluasi Efektifitas Periklanan pada ECommerce
Melakukan penilaian terhadap iklan diinternet lebih
sulit dibanding melakukan hal yang sama untuk iklan yang konvensional. Alasan
utamanya adalah sulitnya mengukur hasil pengiklanan tersebut. Ada sejumlah
metode untuk mengukur iklan terbagi menjadi 2 yaitu :
1.mEvaluasi Efektifitas Iklan di Internet Berdasarkan
Biaya- Manfaat, dengan melakukan analisis cost benefit dan pricing ads. Didalam
penyeleseaian analisis ini terdapat beberapa model atau bentuk diantaranya
a) Model berdasarkan CPM (Cost Per Thousand),biaya
perseribu impresi.
b) Model Click-Though, upaya untuk mengembangkan cara
pengenaan biaya periklanan web secara lebih accountable.
c) Model Interaktivitas.
d) Model Pembelian Aktual.
2. Evaluasi Iklan Diinternet model Konsumen yang
terdiri dari :
a) Evaluasi Rekognisi dan Recall.
b) Evaluasi Komunikasi.
c) Evaluasi Persuasi
Kepercayaan
Ketika seorang berbelanja online, hal utama yang
menjadi pertimbangan seorang pembeli adalah apakah mereka percaya kepada
website yang menyediakan online shopping dan penjual online pada website.
Kepercayaan pembeli terhadap website online shopping terletak pada popularitas
website online shopping. Semakin popularitas suatu website, maka pembeli lebih
yakin dan percaya terhadap reliabilitas website. Selanjutnya, kepercayaan
pembeli terhadap penjual online terkait dengan keandalan penjual online dalam
menjamin J@TI Undip, Vol VIII, No 3, September 2013 149 keamanan bertransaksi
dan meyakinkan transaksi akan diproses setelah pembayaran dilakukan oleh
pembeli. Kendala ini terkait dengan keberadaan penjual online. Semakin
berkembangnya teknologi, semakin berkembang pula modus penipuanberbasis
teknologi pada online shopping. Pada situssitus online shopping, tidak sedikit
penjual online fiktif yang memasarkan produk fiktif juga. Seorang pembeli harus
terlebih dahulu untuk mengecek keberadaan penjual online. Biasanya pada situs
online shopping, situs akan menampilkaninformasi tentang penjual-penjual yang
“lapaknya” sering diakses oleh orang. Pembeli dapat memanfaatkan informasi ini
ketika akan membeli online.
Keputusan Pembelian
Secara umum, keputusan adalah pemilihan dari dua atau
lebih alternatif pilihan. Dengan kata lain untuk membuat keputusan harus
terdapat alternatif pilihan. Sebaliknya jika konsumen tidak memiliki alternatif
untuk memilih maka tidakdapat dikategorikan sebagai pengambilan keputusan.
Tidak semua konsumen dalam mengambilkeputusan memerlukan tingkat pencarian
informasi yang sama. Jika dalam pengambilankeputusan memerlukan usaha yang
besar, maka konsumen perlu meluangkan waktu untukmelalukan proses keputusan.
Sebaliknya untuk pembelian yang sifatnya rutin cenderungmerupakan peristiwa
yang monoton dan menunjukkan berkurangnya tingkat kesenangan.Terdapat tiga
tingkat pengambilan keputusan oleh konsumen dari usaha yang paling tinggi
keusaha yang paling rendah, yaitu: extensive problem solving, limited problem
solving danroutinized response behavior
METODE PENELITIAN
Dalam penelitian ini, populasi yang digunakan orang
yang pernah melakukan pembelian pada toko online yang ada, karena populasi yang
digunakan adalah seluruh yang pernah melakukan pembelian pada toko online
jumlahnya sangat banyak (tersebar dan sulit diketahui secara pasti), maka
dilakukan pengambilan sampel untuk penelitian ini. Metode analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi berganda dimana sebelumnya
diolah dengan menggunakan skala Likert dari pertanyaan yang diberikan kepada
responden (Sugiyono,2005). Analisis Deskriptif
Analisis deskriptif digunakan untuk memberikan
deskripsi suatu data yang dilihat dari rata-rata, standar deviasi, modus,
maksimum-minimun. Hal ini perlu dilakukan untuk melihat gambaran keseluruhan
dari sampel yang berhasil dikumpulkan dan memenuhi syarat untuk dijadikan
sampel penelitian dengan menggunakan tabulasi data.
Analisis Kuantitatif
Dalam penelitian ini, karena jenis data yang digunakan
adalah data kualitatif, maka analisis kuantitatif dilakukan dengan cara
mengkuantifikasi data-data penelitian ke dalam bentuk angka-angka dengan
menggunakan skala rasio (ratio scale) dan skala likert 7 poin (7-point likert
scale).
Tahapan Permodelan dan Analisis Persamaan Struktural
Menurut Imam Ghozali (2007), Structural Equetion
Modelling (SEM) digambarkan oleh hubungan antara variabel lantent yang ditandai
dengan garis dengan satu anak panah yang menhubungkan kausalitas ( regresi )
dan garis dengan dua anak panah yang menggambarkan hubungan korelasi atau
kovarian.
Hipotesis yang diuji adalah :
H1 : Adanya pengaruh program periklanan di internet,
pemasaran melalui email, serta tingkat kepercayaan konsumen secara signifikan
mempengaruhi terhadap pemrosesan informasi periklanan.
H2 : Adanya pengaruh pemasaranmelalui e-mail dan
tingkat kepercayaan secara signifikan mempengaruhi terhadap keputusan pembelian
melalui e-mail.
H3 : Adanya pengaruh pemprosesan informasi periklanan
secara signifikan terhadap keputusan pembelian melalui internet.
PEMBAHASAN
Karakteristik Responden
Karakteristik identitas responden adalah profil
terhadap obyek penelitian yang dapat memberikan interpretasi terhadap hasil
penelitian mengenai faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan pembelian via
internet pada Toko Online. Dimana untuk mengimplementasikan hal tersebut, maka
responden dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan pelanggan Toko Online
yakni ditetapkan sebanyak 150 orang responden.
Evaluasi Kriteria Goodness of Fit
Evaluasi kriteria goodness of fit terhadap model yang
dihasilkan secara lengkap dapat dilakukan sebagai berikut: Evaluasi normalitas
data dilakukan dengan menggunakan kriteria critical ratio skewness value
sebesar ± 2.58 pada tingkat signifikansi 0,01 (1%). Data dikatakan
berdistribusi normal jika nilai critical ratio skewness value di bawah harga
mutlak 2.58 (Ghozali, 2008).
Berdasarkan hasil di atas dapat dilihat bahwa angka
nilai skewness value dan kurtosis value variabel pi3, em1,em3, kpc7, kpc5,
kpc3, kpc1, pp1, menunjukkan distribusi normal karena nilainya dibawah ± 2.58,
yaitu 1.941, 0.369, -1.012, -1.286, - 1.763, -1.393, 1.871, 1.367, yang lainnya
tidak terdistribusi normal. Oleh karena nilai multivariate memberikan nilai
diatas ± 2.58 dapat dikatakan secara multivariate data berdistribusi tidak
normal.
Pengujian Hipotesis pertama dengan menggunakan SEM
dilakukan untuk membuktikan pengaruh program periklanan di internet, pemasaran
melalui email, dan kepercayaan terhadap pemprosesan informasi. Berikut
deskripsi hasil pengujian selengkapnya disajikan pada tabel dibawah ini :
Hasil pengujian SEM terhadap Indeks Goodness of fit
model penelitian pada tabel diatas beberapa kriteria goodness of fit model
diantaranya: nilai c 2 chi-square sebesar 91,516 dengan
nilai Probabilitas 0,295 yang berarti lebih besar dari taraf signifikansi 0,05
(5%), CMIN/DF sebesar 1,077; GFI sebesar 0,932 ;TLI sebesar 0,989; CFI sebesar
0,992; dan RMESA sebesar 0,023.
KESIMPULAN
Berdasarkan dari data dan hasil analisismengenai
keputusan pembelian secara online pada Toko Online yang ada dapat dilihat
faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan keputusan
pembelian, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
Dari hasil pengujian ini variabel program periklanan
secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Pemprosesan
Informasi. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa semakin banyak kegiatan
periklanan yang dilaksanakan maka informasi yang diberikan kepada konsumen akan
semakin baik dan mudah diingat.
Dari hasil penelitian ini yang menunjukan bahwa para
pengguna internet memproses informasi terutama sampai pada tingkatan kedua
yakni tahap perhatian terhadap iklan yang diperolehnya. Hal ini sesuai dengan
proses keputusan pembelian yang juga hanya sampai pada tahap perhatian pengguna
internet terhadap iklan yang diperolehnya dengan melakukan klik atas iklan
tersebut untuk mendapatkkan infomasi lebih lanjut sehingga konsumen bisa
melakukan keputusan pembelian.
Dari hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukkan
bahwa variabel program periklanan dan kepercayaan konsumen melalui e-mail
secara signifikan berpengaruh langsung ke keputusan pembelian atau tidak secara
langsung dengan melalui pemprosesan informasi. Hal ini berarti bahwa
keberhasilan keputusan pembelian yang dilakukan oleh pengguna internet
dipengaruhi oleh variabel pemprosesan informasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar