Minggu, 31 Mei 2015

Riview buku Aqidah Islam




RIVIEW BUKU AQIDAH ISLAM

Dosen Pengampu: Prof. H. Yunahar Ilyas, Lc., M.A.


DI SUSUN OLEH:
GILANG PERMATA SARI (20140720150)
PAI D
FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
2014

Judul Buku       : KULIAH AQIDAH ISLAM
Penulis              :  Prof. Dr. H.  Yunahar Ilyas, Lc., M.A.
Penerbit             : LPPI
Tahun terbit       : 1992
Jumlah halaman :  197      



Buku ini menjelaskan tentang
                            Pengertian Aqidah
Aqidah yaitu, keyakinan itu tersimpul dengan kokoh di dalam hati, bersifat mengikat dan mengandung perjanjian. Sumber aqidah islam yaitu, Al-Qur’an dan sunnah.
                             Allah Subhanahu Wa Ta’ala                     
Wujud (ada)-nya Allah SWT adalah sesuatu yang badihiyah, dan wujudnya dapat di kemukakan beberapa dalil yaitu, dalil fitrah, dalil akal,dan  dalil naqli. Tauhid yaitu, meng-esakannya, baik dalam zat, asma, maupun af al (perbuatanya). Tauhid dapat di bagi tiga tngkatan yaitu, tauhid rububiyah, tauhid mulkiyah, tauhid ilahiyah. Pada dasarnya Allah memiliki nama-nama dan sifat-sifat yang menunjukkan kesempurnaanya. Jumlah nama-nama Allah SWT yaitu, 99. Selain nama dan sifat Allah juga memiliki ILMU, ilmu Allah tidak terbatas. Sebagai makhluk Allah yang hidup di dunia, kita sebagai manusia wajib mengimani ilmu Allah SWT, agar tidak terjadi SYIRIK dalam hidup kita. Syirik yaitu mempersekutukan Allah dengan makhluknya baik secara langsung maupun tiidak langsung. Ada dua syirik, yaitu Syirik besar dan Syirik kecil.
                            Malaikat
Malaikat makhluk ghaib yang di ciptakan Allah dari cahaya. Apa sih pengertian malaikat itu sendiri? Malaikat adalah bentuk jamak dari malak, berasal dari mashdar al-alukah artinya ar-risalah (misi atau pesan). Sebagai makhluk ghaib wujud malaikat tidak dapat di lihat, didengar, diraba, dicium, dan di cicipi (dirasakan) oleh manusia. Jumlah malaikat ada 10 yaitu, Jibril, Mikail, Israfil, Izroil, Mungka, Nangkir, Rokib, Atib, Malik, dan Ridwan. dan kedudukan manusia lebih mulia daripada malaikat tetapi, jika manusia beriman kepada Malaikat ada hikmah tersendiri baginya yaitu, lebih mengenal kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, lebih bersyukur kepada Allah SWT, mempunyai hubungan yang baik dengan para malaikat dengan jalan mensucikan jiwa, dan berbuat kebaikan serta menjauhi segala kemaksiatan dan senantiasa inget kepada Allah SWT. Agar kita tidak selalu terpengaruh oleh JIN, IBLIS, dan SYAITAN.
                      Kitab-Kitab Allah SWT.
Kitab Allah adalah kitab suci yang turunkan oleh Allah SWT kepada para nabi dan rasulnya. Kitab suci yang di turunkan Allah SWT kepada Nabi dan Rasul-nya adalah kumpulan dari wahyu-wahyu-nya. Secara etimologis Wahyu adalah kalam Allah yang di turunkan kepada para nabi dan Rasul-nya. Wahyu di turunkan oleh Allah SWT melalui tiga cara yaitu, melalui mimpi yang benar, kalam ilahi dari balik tabir, dan melalui malaikat jibril. Al-Qur’an sebagai kitab Allah yang terakhir. Al-Qur’an adalah wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW.


                             Nabi Dan Rasul
Nabi adalah seseorang yang di tinggikan derajatnya oleh Allah SWT dengan memberinya berita (wahyu) dan Rasul adalah seorang yang di utus oleh Allah SWT untuk menyampaikan misi, pesan. Nabi dan rasul berjumlah 25 Yang di awali dari Nabi Adam dan di akhiri oleh Nabi Muhammad SAW.
                             Hari Akhir
Hari akhir adalah kehidupan yang kekal sesudah kehidupan di dunia yang fana ini berakhir. Kiamat pasti terjadi. Pada hari akhir manusia akan melalui beberapa pristiwa yaitu, Alam kubur, Kiamat, Kebangkitan, Berkumpul di padang mahsyar, Perhitungan dan penimbangan, serta Pembalasan. Tapi tidak seorang pun yang tahu termasuk para Nabi dan Rasul kapan akan terjadi. Ada 2 tanda-tanda kiamat yaitu, Tanda-tanda Kecil dan Tanda-tanda Besar.
                             Taqdir
Takdir atau qadar adalah ukuran atau ketentuan Allah SWT terhadap segala sesuatunya. Sedangkan Qada adalah kehendak atau ketepatan hukum Allah SWT terhadap segala sesuatu. Ada beberapa tingkatan takdir yaitu, Al-Ilmu, Al-kitabah, Al-masyi-ah, seorang muslim wajib untuk beriman kepada takdir sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya didalam Al-Qur’an dan sunnah Rasul






riview film tersaraknya keluarga di balik peristiwa 1998



Riview Film Terseraknya Keluarga di Balik Peristiwa 1998

Bulan Mei 1998, seperti yang kita tahu, adalah sebuah penanda penting dalam sejarah negara Indonesia. Krisis ekonomi dan rupiah yang ambruk membuat harga-harga meroket. Masyarakat yang tak sanggup melawan biaya hidup yang tiba-tiba membubung tinggi menjadi resah, menjadi marah. Puncaknya, meletuslah gerakan yang diinisiasi oleh mahasiswa untuk menggulingkan Soeharto, presiden yang sudah berkuasa selama 32 tahun, yang dianggap korup dan biang kerok permasalahan ekonomi yang menimpa rakyat kecil. Namun, di balik wajah mulia semangat reformasi yang di bawa mahasiswa, kerusuhan terjadi di mana-mana. Banyak mahasiswa yang ditangkap dan dipukuli, beberapa malah ditembak mati. Lain dari itu, yang kembali menjadi korban (sepertinya sejak Malari tahun 1974) lagi-lagi adalah etnis Tionghoa. Di Balik 98, film perdana dari Lukman Sardi bercerita tentang bagaimana sederetan peristiwa yang terjadi pada 15 tahun lalu tersebut memengaruhi kehidupan beberapa individu yang kebetulan menjadi bagian di dalamnya secara personal.
Ada beberapa cerita yang dipakai Lukman dalam filmnya. Pertama adalah kisah keluarga Diana, Salma, dan Bagus. Diana (Chelsea Islan) adalah mahasiswi Trisakti yang aktif dalam gerakan kemahasiswaan. Kakak Diana, Salma (Ririn Ekawati), bekerja di Istana Negara, sedangkan suaminya, Bagus (Donny Alamsyah) adalah seorang tentara. Mereka tinggal serumah. Kedua adalah Daniel (Boy William), pacar Diana yang beretnis Tionghoa dan sama-sama ikut dalam kegiatan kemahasiswaan. Ketiga, sebuah keluarga pemulung yang terdiri dari ayah (Teuku Rifnu Wikana) dan anak (Bima Azriel). Dan terakhir, cerita yang terjadi di Istana Negara, dalam hal ini adalah Soeharto (Amoroso Katamsi), BJ Habibie (Agus Kuncoro), dan pejabat negara lainnya.
Ketika peristiwa Mei 1998 hampir mencapai puncak, keikutsertaan Diana dalam gerakan mahasiswa semakin intensif. Hal ini membawa ktegangan dalam keluarga, karena Salma dan Bagus tidak suka bila ia berdemonstrasi. Diana yang tak terima lantas minggat. Pada 12 Mei 1998, terjadilah tragedi penembakan mahasiswa di Trisakti, dan keadaan makin kacau setelahnya. Salma yang hamil tua kehilangan Diana. Bagus kehilangan Salma yang hilang saat nekat mencari Diana. Di sisi lain, Daniel kehilangan ayah dan adik perempuannya setelah warga yang marah memburu kaum etnis Tionghoa. Si pemulung kecil kehilangan ayahnya saat ia mengikuti segerombolan orang yang menjarah toko.

Tentang Keluarga
Yang menjadi kelindan utama bagi cerita-cerita dalam “Di Balik 98” adalah potret keluarga yang tak utuh dalam bingkai-bingkai kecil masing-masing tokoh. Diana dan Bagus bisa berdebat keras masalah ideologi dan kebebasan, namun pada akhirnya yang membawa mereka satu adalah usaha mencari Salma agar keluarga mereka kembali utuh. Daniel pun meninggalkan cintanya, Diana, demi mencari keluarganya dan lantas pergi bersama mereka ke luar negeri. Karena tertarik dengan kaos bola di sebuah toko yang dijarah, si pemulung kecil kemudian terpisah dengan sang bapak. Di Istana Negara, ketidakutuhan ini direpresentasikan oleh terpisahnya hubungan antara Soeharto dan beberapa menteri kabinetnya, juga pecahnya hubungan pemerintah (termasuk aparat) dengan rakyatnya sebagai sebuah kesatuan. Kolektivitas dan keutuhan ini adalah suatu ideal yang hendak dicari. Perbedaan ideologi, cinta, keinginan yang materialistik (dalam wujud kaos bola), dan kekuasaan tidak ada gunanya apabila anggota dalam masing-masing unit kolektivitas ini terserak dan tercerai-berai.
Karena plot utama film ini adalah tentang keluarga, maka aksi mahasiswa Jakarta dan kerusuhan waktu itu cuma tampil seperti sebuah reportase, jika tak mau dibilang seperti sebuah sketsa. Peristiwa 1998 yang tidak tampil menjadi “teks utama” ini mengingatkan saya pada film lama Kutunggu di Sudut Semanggi (2004) yang mempunyai pendekatan serupa. Aktivisme Diana dan Daniel dengan demikian bukanlah aktivisme a la “Gie” (2005) yang membentuk identitas tokohnya secara utuh. Kematian empat mahasiswa Trisakti pun akhirnya cuma disebutkan sebagai berita.
Terhadap intrik dan langkah-langkah politik yang terjadi waktu itu di parlemen maupun Istana, Lukman Sardi juga mengambil jarak. Alhasil, gambaran situasi politik di Istana waktu itu juga cenderung sketsais di film ini. Tak ada pendalaman karakter, karena semua politisi ini menjalankan perannya di film sesuai yang diketahui publik lewat sejarah. Kita ambil contoh misalnya Harmoko. Harmoko memang meminta presiden mundur, namun ia secara pribadi juga dekat dengan Soeharto. Atas ini pun tak ada konflik, tak ada pergulatan batin akibat rasa segan kepada Soeharto. Karakter Soeharto versi film pun juga terberi, seakan pasrah saja dan pasif mengetahui ia akan jatuh pada akhirnya. Implikasi lain dari sikap berjarak ini, Lukman Sardi juga terhindar dari kewajiban menjelaskan siapa yang bertanggung jawab atas kematian empat mahasiswa Trisakti tadi, karena menurut film ini, pada waktu itu Soeharto cenderung pasif, BJ Habibie menolak menjadi pimpinan sementara tentara saat Soeharto di luar negeri, dan Wiranto digambarkan telah menghimbau pimpinan-pimpinan TNI supaya “tidak ada warga yang terluka”.
Dengan demikian, peristiwa Mei 1998 yang sejatinya mempunyai konteks politik, rasial, sosial, dan ekonomi yang kompleks tidak digambarkan secara mendalam di film ini. Keresahan masyarakat kecil menghadapi naiknya harga-harga barang hanya “menempel” begitu saja. Kisah tentang keluarga pemulung ayah-anak yang mewakili kesukaran wong cilik ini tersisih oleh cerita Diana. Pun isu rasialisme yang dihadapi keluarga-keluarga Tionghoa hanya digambarkan sekelumit lewat adegan perkosaan yang tersirat, graffiti “Usir China Biadab”, dan pengrusakan properti milik etnis Tionghoa. Diaspora keluarga Daniel ke luar negeri juga muncul sekilas dan tak dibahas lagi hingga film berakhir.
Satu-satunya pertanyaan yang diajukan adalah yang ditanyakan oleh adik Daniel ketika akhirnya mereka berkumpul kembali, “Mengapa mereka membenci kita?” Penonton kemudian dibiarkan sendiri mengaitkan pertanyaan itu dengan adegan di mana keluarga Daniel (dan Daniel sendiri) diselamatkan oleh warga pribumi Muslim, serta Salma yang ditolong oleh seorang Tionghoa. Jika film ini memang diajukan sebagai sebuah narasi tentang kolektivitas atau kemanusiaan, sang pembuatnya melewatkan satu sisi lain di mana ia bisa menyampaikan pesannya. Ia enggan bersuara dengan lantang bahwa, “Ini lho, masih ada orang-orang baik yang tak peduli masalah ras atau agama.” Padahal lewat mulut Bagus ia secara eksplisit dan terang-terangan mengungkapkan bahwa sebenarnya masih ada tentara baik yang bersimpati dan mendukung keinginan para mahasiswa. Ini bisa dibandingkan dengan upaya mengangkat isu rasial pada kerusuhan 1998 yang pernah dilakukan oleh film May (2008) atau antologi film pendek “9808” (2008).
Dapat dipahami, jika Di Balik 98 memakai pemulung dan pejabat Istana Negara untuk memberi gambaran dampak reformasi bagi kelas bawah dan kelas penguasa sebagai kontras dari keluarga Diana yang kelas menengah. Namun, sekuens adegan aksi mahasiswa, keluarga Diana, pemulung, keluarga Daniel, dan Istana Negara diganti-ganti secara cepat tanpa membiarkan bangunan cerita dan karakternya menjadi kokoh, bak adonan yang tak tercampur rata. Dengan durasinya yang tidak terlalu lama (hanya dua jam), akan lebih baik, misalnya, jika Lukman Sardi menghilangkan subplot pemulung dan Istana Negara, dan berfokus untuk memberikan pendalaman bagi karakter Diana, Salma, Bagus, dan Daniel. Hanya karakter Diana yang bisa dibilang mengalami perkembangan, itu pun hanya minimal, yakni ketika di akhir film ia berubah dari yang dulunya menggebu-gebu menjadi seseorang yang lebih realistis dalam menyikapi kegagalan reformasi.
Di Balik 98 masih mengikuti gaya melodramatis a la sinetron yang sering dipakai di film drama Indonesia: master shot hampir sepanjang film dan musik pengiring yang banjir di sana-sini. Meskipun begitu, Lukman Sardi cukup berani dengan langsung mengambil sebuah peristiwa sejarah besar sebagai latar film perdananya, dan ini patut diapresiasi. Sebagai sutradara, ia juga berani mengambil sikap: bahwa reformasi gagal dan kita harus melanjutkan kehidupan dengan realistis. Realistis bukan berarti tidak peduli sama sekali dengan cita-cita reformasi. Melalui Diana, ia menyampaikan bahwa reformasi masih bisa dihidupi dengan melakukan hal-hal kecil yang membawa perbaikan, dengan mendidik generasi penerus, misalnya. Sebagai sutradara debutan, ia cukup terampil dalam menggarap filmnya, apalagi mengingat Chelsea Islan dan Boy William masih terhitung baru dalam dunia perfilman. Masih banyak waktu baginya untuk berkembang dan mengartikulasikan gagasannya dengan lebih mendalam untuk film-film selanjutnya.

ARTIKEL ARTI HIDUP


ARTIKEL ARTI HIDUP

Berbicara masalah hakekat hidup sebenarnya membutuhkan rincian yang sangat panjang dan terinci. Namun secara ringkas, hakikat hidup bisa terungkap dari pernyataan Ali bin Abi Thalib. Menurutnya, awal kehidupan adalah tangisan, pertengahannya adalah ujian dan ujungnya adalah kefanaan. Ketika anda lahir anda menangis, dan tangisan itu akan menjadi warna kehidupan. Saat anda sedih dan juga bahagia terkadang ditandai dengan tangisan.
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS. 57:20)

Dalam perjalanan hidup ini tidak ada orang yang tidak mendapat ujian walaupun kadarnya berbeda-beda namun ujian itu pasti ada. Semua yang ada dalam genggaman kita pada dasarnya hanya asesoris dan hiasan termasuk gelar akademis, kekayaan, harta dan keduaniaan lainnya. Kalau sudah selesailah semua, giliran pintu kematian yang akan dirasakan seluruh umat manusia.

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami lah kamu dikembalikan. (QS.21:35)

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. 28:77)

Ada sesuatu yang kita akam dimiliki secara abadi sampai di akherat. dan juga yang hanya didunai ini. Maka jadikan dunia ini sebagai sarana dan mencari bekal untuk masuk ke alam selanjutnya. Karena alam yang akan dilalui manusia hanyalah one way, satu tiket. Alias tidak bisa balik lagi. Waspadalah, berhati-hati, bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu dan beramal ketika didunia ini.

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian via internet pada toko online


REVIEW JURNAL
Yohanes Adi Prabowo
17212846
3EA04


ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
KEPUTUSAN PEMBELIAN VIA INTERNET PADA TOKO ONLINE

Abstrak
Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian via internet pada Toko Online. Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat termasuk internet membawa dampak yang besar bagi segala aspek, tidak terkecuali perkembangan dunia bisnis dan pemasaran. Hal ini tidak aneh mengingat jumlah pengguna internet yang terus tumbuh pesat dapat menjadi sebuah pasar yang potensial untuk dimasuki para pebisnis. Di lain pihak, praktik e-commerce dan e-bisnis ternyata mempunyai banyak keuntungan baik bagi perusahaan atau pun konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya program periklanan, pemasaran melaui E-mail dan Kepercayaan konsumen terhadap pemrosesan informasi serta pengaruhnya terhadap Keputusan Pembelian produk-produk yang dijual di Toko Online.
Penulisan ini menggunakan metode uji validitas dan relibilitas, uji normalitas, uji penyimpangan asumsi klasik seperti uji multikolinieritas dan uji heteroskedastisitas dan uji regresi linier berganda seperti uji t, uji f dan uji korelasi berganda dan determinasi, Analisis model persamaan struktural (structural equestion metode). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah variabel program periklanan menunjukkan bahwa pengaruh yang besar terhadap variabel pemprosesan informasi dengan nilai 0,001 dan variabel pemprosesan informasi mempunyai pengaruh langsung terhadap keputusan pembelian dengan nilai 0,001. Mengindikasikan bahwa variabel independen berpengaruh signifikan secara positif pada tingkat signifikansi sebesar 5%.

Latar Belakang
Dengan adanya internet sebuah paradigm baru ekonomi telah lahir. Dunia maya terbentuk seiring dengan berkembangnya teknologi internet, tidak terkecuali perkembangan dunia bisnis dan pemasaran. Sekarang sudah banyak orang yang memanfaatkan internet sebagai media pemasaran dan bisnis. Hal ini tidak aneh J@TI Undip, Vol VIII, No 3, September 2013 144 mengingat jumlah pengguna internet yang terus bertumbuh pesat dapat menjadi sebuah pasar yang potensial untuk dimasuki para pebisnis. Di lain pihak, praktik ecommerce dan e-bisnis ternyata mempunyai banyak keuntungan baik bagi perusahaan ataupun konsumen. E-commerce lebih dari sekedar membeli dan menjual produk secara online.
E-commerce meliputi seluruh proses dari pengembangan, pemasaran, penjualan, pengiriman, pelayanan, dan pembayaran para pelanggan, dengan dukungan dari jaringan para mitra bisnis di seluruh dunia. Sistem e-commerce sangat bergantung pada sumber daya internet dan banyak teknologi informasi lainnya untuk mendukung setiap proses ini. Selain alasan untuk pengembangan bisnis, penggunaan sumber daya internet dikarenakan jumlah potensial dari pengguna internet di seluruh dunia yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Dari tahun 2000-2011 terlihat pada data di atas bahwa pertumbuhan pengguna internet di Dunia mengalami pertumbuhan sebesar 528,1%. Dari jumlah penduduk di Dunia yaitu 6.930.055.154 sebesar 32,7% telah menggunakan internet, ini berarti sebagian orang di dunia sudah mengenal internet atau sudah menjadi gaya hidup sehari-hari. Apabila dilihat dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pengguna internet baik secara global maupun nasional mengalami peningkatan yang cukup pesat. Hal ini jelas menjadi sebuah potensi bisnis yang sangat menjajikan.
Sebagian dari pengguna internet Indonesia dan di luar negeri, telah melakukan pembelian online. Tren belanja online mulai diminati karena proses keputusan belanja online tidak serumit keputusan pembelian offline. Belanja online memang memudahkan dan menghemat waktu, menghemat biaya dibandingkan belanja tradisional. Proses keputusan belanja online adalah pencarian informasi, membandingkan alternatif yang ada, dan pengambilan keputusan. Pada tahap pencarian informasi, konsumen akan mencari referensi secara online dari manapun (seperti search engine atau Toko Online). Informasi yang dicari adalah berupa opini dari orang lain yang sudah mendapatkan manfaat dari produk yang dibeli.

Tujuan Penelitian
1. Untuk menganalisis program periklanan, pemasaran melalui e-mail, serta tingkat kepercayaan secara signifikan mempengaruhi pemrosesan informasi periklanan oleh konsumen di Toko Online.
 2. Untuk menganalisispemasaran melalui email, pemprosesan informasi, serta tingkat kepercayaan konsumen yangsecara signifikan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen di Toko Online.
3. Untuk menganalisis variable kepercayaan konsumen dan pemasaran melalui e-mail secara signifikan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen baik secara langsung maupun melalui tahap pemrosesan informasi periklanan oleh pengguna internet di Toko Online.

TELAAH PUSTAKA
Pengertian Pemasaran
Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi yang menentukan harga barang dan jasa. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran dan konsumsi. Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan produksi dan konsumsi. Menurut Assauri (2004), “Pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran”. Menurut Kennedy (2006), “Pemasaran adalah sekumpulan rancangan kegiatan yang saling terkait untuk mengenali dan mengembangkan, mendistribusikan, mempromosikan, serta menetapkan harga yang tepat dari sebuah produk dan layanan untuk mencapai kepuasan dari konsumen yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan”. Menurut Khotler (2005), “Pemasaran merupakan suatu proses sosial dan manajerial yang membuat individu dan kelompok dapat memperoleh apa yang mereka butuhkan sereta inginkan dalam penciptaan dan timbal balik produk dan nilai dengan orang lain”.Sedangkan Saladin (2003),“Pemasaran merupakan suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang yang dapat memuaskan keinginan setra mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan”.
Bauran Komunikasi Pemasaran
Menurut Kotler bauran komunikasi pemasaran (disebut juga bauran promosi) terdiri dari lima cara komunikasi utama yaitu :
1. Advertising
Peranan periklanan dalam pemasaran sangatlah penting, yakni untuk membangun kesadaran (awareness) terhadap keberadaan produk atau jasa yang ditawarkan, untuk menambah pengetahuan konsumen tentang produk atau jasa yang ditawarkan, untuk membujuk calon pelanggan untuk membeli atau menggunakan produk atau jasa tersebut. Sedangkan, tujuan utama dari periklanan adalah memberikan informasi secara luas kepada konsumen tentang barang atau jasa yang ditawarkan suatu perusahaan.
Adapun tujuan Advertising diantaranya :
a. Untuk memberikan Informasi atas produk atau jasa yang ditawarkan untuk menciptakan permintaan atas produk tersebut.
b. Untuk mempertahankan calon pelanggan yang setia dengan membujuk pelanggan agar tetap membeli.
c. Untuk membujuk calon pelanggan dimana iklan menjadi penting dalam persaingan dimana sasaran perusahaan menciptakan permintaan selektif akan merek tertentu.
d. Untuk menarik pelanggan baru, dengan menarik arus kas pembelian kearah produk yang diiklankan perusahaan dan menggantikan tempat para pelanggan yang pindah ke produk pesaing serta memperluas pasar.
2. Promosi Penjualan
Promosi merupakan suatu aktivitas dan materi yang dalam aplikasinya menggunakan teknik, dibawah pengendalian penjual/produsen, yang dapat mengkomunikasikan informasi persuasif yang menarik tentang produk yang ditawarkan oleh penjual/produsen, baik secara langsung maupun melalui pihak yang dapat mempengaruhi pembelian.
Tujuan kegiatan promosi antara lain:
a. Mengidentifikasi dan menarik konsumen baru
b. Mengkomunikasikan produk baru
c. Meningkatkan jumlah konsumen untuk produk yang telah dikenal secara luas
d. Menginformasikan kepada konsumen tentang peningkatan kualitas produk
e. Mengajak konsumen untuk mendatangi tempat penjualan produk
f. Memotivasi konsumen agar memilih atau membeli suatu produk
3. Publicity
Publicity atau publisitas merupakan kiat pemasaran, dimana perusahaan tidak hanya berhubungan dengan kumpulan publik yang lebih besar. Adapun Fungsi utama dari Publicity meliputi :
a) Membangun image (citra), baik image perusahaan maupun image produk.
b) Mendukung aktivitas komunikasi.
c) Mengatasi isu atau permasalahan yang ada.
d) Memperkuat posisi perusahaan.
e) Cukup mengadakan Lounching untuk produk atau jasa baru.
4. Personal Selling
Menurut Retno Dewanti (2008), “Penjualan Perorangan (personal selling) adalah kontak langsung antara perusahaan dengan para konsumennya melalui wiraniaga yang terlatih untuk membangun hubungannya dengan para pelanggan”. Personal Selling dapat juga dikatakan sebagai improvisasi dan penjualan dengan menggunakan komunikasi person to person. Personal Selling biasanya dilaksanakan oleh sales bawah naungan manajer penjualan yang mempromosikan produk secara langsung pada pasar sasaran, bentuk kegiatan personal selling yaitu : Door to door sellin, Mail Order, Telephon selling, Direct selling
5. Direct Selling
Direct Selling atau direct marketing adalah bagian dari program marketing communication, dimana direct marketing dilakukan sebagai cara untuk bertemu oleh konsumen setelah muncul respon dari pasar atas informasi produk yang telah disabarkan kepada konsumen melalui media (iklan disurat kabat, televisi, radio, majalah, imnternet atau media masa lainnya). Dalam Direct Marketing pasar tidak dapat diraih jika hanya menggunakan salah satu cara, tetapi strategi pemasaran yang efektif adalah memasuki pasar dengan berbagai cara media, malalui perhitungan yang tepat.
Pengertian Internet
Internet adalah singkatan dari interconnection networking yang secara sederhana bisa diartikan sebagai a global network of computer networks ( Randal dan Latulipe, 2005). Pada era siber internet memiliki akselerasi hyperekponensial yang sulit dibayangkan, sehingga membentuk sebuah komunitas yang memanfaatkan internet secara maksimum untuk kepentingan hidupnya salah satunya adalah untuk kepentingan berkomunikasi tanpa batas ras, bangsa, geografi kelas dan batasan-batasan lainya. @TI Undip, Vol VIII, No 3, September 2013 147 Menurut Darmawan (2004), saat ini sebagian besar orang beranggapan periklanan diinternet hanyalah memindahkan media tempat beriklan dari media cetak ke media elektronik biasa ke media online yang lebih interaktif. Para pemilik iklan atau situs ini kebanyakan masih memiliki pikiran bahwa beriklan diinternet akan sama hasilnya dengan beriklan dimedia massa. Banyak perusahaan diindonesia yang belum memahami pentingnya internet sebagai sarana promosi dan perusahaan mereka.
Konsep Website
Perberkembang penggunaan website saat ini merupakan kabar yang menggembirakan bagi banyak praktisi IT. Situs website banyak diperlukan untuk berbagai kepentingan berkaitan dengan penyampaian informasi mulai dari perusahaan besar, perusahaan kecil, lembaga pemerintahan, pendidikan, dunia hiburan dan masih banyak lagi.Website merupakan sarana yang efektif untuk melakukan promosi produk dan jasa sehinggan cukup banyak perusahaan penjualan barang dan jasa yang membuat website atau dapat disebut dengan istilah ecommerce. Website juga terbukti menjadi media informasi yang diminati selain media informasi lainya. Hal ini disebabkan karena sifat website yang interaktif, menarik, jangkauan global dan informasinya yang up to date. Dari segi bahasa, toko online berasal dari dua suku kata, Toko dan Online. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, toko berarti sebuah tempat atau bangunan permanen untuk menjual barangbarang (makanan, minuman, dan sebagainya). Sedangkan online yang terjemahan bahasa indonesianya adalah dalam jaringan atau disingkat daring menurut Wikipedia adalah keadaan di saat seseorang terhubung ke dalam suatu jaringan ataupun sistem yang lebih besar. Jadi berangkat dari dua pengertian secara bahasa tersebut kita dapat mengartikan toko online sebagai tempat terjadinya aktifitas perdagangan atau jual beli barang yang terhubung ke dalam suatu jaringan dalam hal ini jaringan internet.
Belanja Online
Belanja online (online shopping) adalah proses dimana konsumen secara langsung membeli barang-barang, jasa dan lain lain dari seorang penjual secara interaktif dan real-time tanpa suatu media perantara melalui Internet. Melalui belanja lewat Internet seorang pembeli bisa melihat terlebih dahulu barang dan jasa yang hendak ia belanjakan melalui web yang dipromosikan oleh penjual.Kegiatan belanja online ini merupakan bentuk komunikasi baru yang tidak memerlukan komunikasi tatap muka secara langsung, melainkan dapat dilakukan secara terpisah dari dan ke seluruh dunia melalui media notebook, komputer, ataupun handphone yang tersambung dengan layanan akses Internet. Belanja online adalah salah satu bentuk perdagangan elektronik yang digunakan untuk kegiatan transaksi penjual ke penjual ataupun penjual ke konsumen. (Cipta Halim “berbelanja Smart dan Membuka gerai gaul” 2010) belanja online pertama kali dilakukan di Inggris pada tahun 1979 oleh Michael Aldrich dari Redifon Computers.
Pengertian Perdagangan Elektronik (ECommerce)
Menurut M.Suyanto (2003), “Penggolongan E-Commerce yang lazim dilakukan orang ialah berdasar sifat transaksinya. Tipe – tipe berikut segera bisa dibedakan :
 a. Business-to-business (B2B), kebanyakan E-commerce yang diterapkan saat ini merupakan tipe B2B.E-Commerce tipr ini meliputi transaksi IOS yang digambarkan sereta transaksi antar organisasi yang dilakukan di Electronic Market. Contohnya, Wal-mart dengan Warner Lambert.
b. Business-to-consummer (B2C), ini merupakan transaksi eceran dengan konsumen perorangan.
c. Consummer-to-consummer (C2C), dalam kategori ini seorang konsumen menjual langsung ke konsumen lainnya. Contohnya eBay.com yaitu perusahaan lelang.
d. Consummer-to-Business (C2B), yang termasuk kedalam kategori ini adalah perseorangan yang menjual produk atau @TI Undip, Vol VIII, No 3, September 2013 148 layanan ke organisasi dan perorangan yang mencari penjual, berinteraksi dengan mereka dan menyepakati suatu interaksi.
e. NON Business E-Commerce, dewasa ini semakin banyak lembaga nonbisnis seperti lembaga akademis, organisasi nirlaba, organisasi keagamaan, organisasi sosial, dan lembaga pemerintahan yang menggunakan media e-commerce untuk mengurangi biaya atau untuk meningkatkan operasi dan layanan publik.
f. Intrabusinnes (Organizational) eCommerce, yang termasuk dalam kategori ini adalah semua aktivitas intern organisasi, biasanya dijalankan diinternet yang melibatkan pertukaran barang, jasa, atau informasi.
Pengertian Promosi
Basu Swastha (2002) mendefinisikan,“Promosi adalah arus informasi atau persuasi atau arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau orhanisasi kepada tindakan menciptakan pertukaran dalam pemasaran”. Saladin (2003) mendefinisikan ”Promosi adalah suatu komunikasi informasi penjual dan pembeli yang bertujuan untuk menambah sikap dan tingkah laku pembeli, yang tadinya tidak mengenal menjadi mengenal sehingga menjadi pembeli dan tetap mengingat produk tersebut “. Dari beberapa definisi tersebut, kesimpulannya adalah promosi dilakukan untuk mengarahkan dan mendorong seorang konsumen untuk melaksanakan pembelian barang atau jasa, yang merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan pemasaran dan sering dikatakan sebagai ujung tombak pemasaran.
Pemasaran Melalui E-mail
Dalam mempromosikan bisnis melalui e-mail, perlu dicantumkan alamat website atau link Affiliate agar atau para pengguna internet mengkliknya dan membuka website yang dicantumkan, promosi melalui E-Mail dapat dilakukan pada :
1. Content pada E-mail yang terdiri atas subject (judul) dan isi e-mail
2. Signature, pada Signature kita dapat mencantumkan link website disertai deskripsi singkat mengenai website bisnis internet
3. Response e-mail, umumnya digunakan sebagai konfirmasi kepada pengirim email bahwa yang ia kirim sudah diterima dan akan dijawab kemudian, atau sebagai informasi bahwa kita sedang berada diluar kantor atau sedanga berlibur sehingga belum bisa membahas e-mail tersebut dalam jangka waktu tertentu.
Evaluasi Efektifitas Periklanan pada ECommerce
Melakukan penilaian terhadap iklan diinternet lebih sulit dibanding melakukan hal yang sama untuk iklan yang konvensional. Alasan utamanya adalah sulitnya mengukur hasil pengiklanan tersebut. Ada sejumlah metode untuk mengukur iklan terbagi menjadi 2 yaitu :
1.mEvaluasi Efektifitas Iklan di Internet Berdasarkan Biaya- Manfaat, dengan melakukan analisis cost benefit dan pricing ads. Didalam penyeleseaian analisis ini terdapat beberapa model atau bentuk diantaranya
a) Model berdasarkan CPM (Cost Per Thousand),biaya perseribu impresi.
b) Model Click-Though, upaya untuk mengembangkan cara pengenaan biaya periklanan web secara lebih accountable.
c) Model Interaktivitas.
d) Model Pembelian Aktual.
2. Evaluasi Iklan Diinternet model Konsumen yang terdiri dari :
a) Evaluasi Rekognisi dan Recall.
b) Evaluasi Komunikasi.
c) Evaluasi Persuasi
Kepercayaan
Ketika seorang berbelanja online, hal utama yang menjadi pertimbangan seorang pembeli adalah apakah mereka percaya kepada website yang menyediakan online shopping dan penjual online pada website. Kepercayaan pembeli terhadap website online shopping terletak pada popularitas website online shopping. Semakin popularitas suatu website, maka pembeli lebih yakin dan percaya terhadap reliabilitas website. Selanjutnya, kepercayaan pembeli terhadap penjual online terkait dengan keandalan penjual online dalam menjamin J@TI Undip, Vol VIII, No 3, September 2013 149 keamanan bertransaksi dan meyakinkan transaksi akan diproses setelah pembayaran dilakukan oleh pembeli. Kendala ini terkait dengan keberadaan penjual online. Semakin berkembangnya teknologi, semakin berkembang pula modus penipuanberbasis teknologi pada online shopping. Pada situssitus online shopping, tidak sedikit penjual online fiktif yang memasarkan produk fiktif juga. Seorang pembeli harus terlebih dahulu untuk mengecek keberadaan penjual online. Biasanya pada situs online shopping, situs akan menampilkaninformasi tentang penjual-penjual yang “lapaknya” sering diakses oleh orang. Pembeli dapat memanfaatkan informasi ini ketika akan membeli online.
Keputusan Pembelian
Secara umum, keputusan adalah pemilihan dari dua atau lebih alternatif pilihan. Dengan kata lain untuk membuat keputusan harus terdapat alternatif pilihan. Sebaliknya jika konsumen tidak memiliki alternatif untuk memilih maka tidakdapat dikategorikan sebagai pengambilan keputusan. Tidak semua konsumen dalam mengambilkeputusan memerlukan tingkat pencarian informasi yang sama. Jika dalam pengambilankeputusan memerlukan usaha yang besar, maka konsumen perlu meluangkan waktu untukmelalukan proses keputusan. Sebaliknya untuk pembelian yang sifatnya rutin cenderungmerupakan peristiwa yang monoton dan menunjukkan berkurangnya tingkat kesenangan.Terdapat tiga tingkat pengambilan keputusan oleh konsumen dari usaha yang paling tinggi keusaha yang paling rendah, yaitu: extensive problem solving, limited problem solving danroutinized response behavior
METODE PENELITIAN
Dalam penelitian ini, populasi yang digunakan orang yang pernah melakukan pembelian pada toko online yang ada, karena populasi yang digunakan adalah seluruh yang pernah melakukan pembelian pada toko online jumlahnya sangat banyak (tersebar dan sulit diketahui secara pasti), maka dilakukan pengambilan sampel untuk penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi berganda dimana sebelumnya diolah dengan menggunakan skala Likert dari pertanyaan yang diberikan kepada responden (Sugiyono,2005). Analisis Deskriptif
Analisis deskriptif digunakan untuk memberikan deskripsi suatu data yang dilihat dari rata-rata, standar deviasi, modus, maksimum-minimun. Hal ini perlu dilakukan untuk melihat gambaran keseluruhan dari sampel yang berhasil dikumpulkan dan memenuhi syarat untuk dijadikan sampel penelitian dengan menggunakan tabulasi data.
Analisis Kuantitatif
Dalam penelitian ini, karena jenis data yang digunakan adalah data kualitatif, maka analisis kuantitatif dilakukan dengan cara mengkuantifikasi data-data penelitian ke dalam bentuk angka-angka dengan menggunakan skala rasio (ratio scale) dan skala likert 7 poin (7-point likert scale).
Tahapan Permodelan dan Analisis Persamaan Struktural
Menurut Imam Ghozali (2007), Structural Equetion Modelling (SEM) digambarkan oleh hubungan antara variabel lantent yang ditandai dengan garis dengan satu anak panah yang menhubungkan kausalitas ( regresi ) dan garis dengan dua anak panah yang menggambarkan hubungan korelasi atau kovarian.


Hipotesis yang diuji adalah :
H1 : Adanya pengaruh program periklanan di internet, pemasaran melalui email, serta tingkat kepercayaan konsumen secara signifikan mempengaruhi terhadap pemrosesan informasi periklanan.
H2 : Adanya pengaruh pemasaranmelalui e-mail dan tingkat kepercayaan secara signifikan mempengaruhi terhadap keputusan pembelian melalui e-mail.
H3 : Adanya pengaruh pemprosesan informasi periklanan secara signifikan terhadap keputusan pembelian melalui internet.
PEMBAHASAN
Karakteristik Responden
Karakteristik identitas responden adalah profil terhadap obyek penelitian yang dapat memberikan interpretasi terhadap hasil penelitian mengenai faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan pembelian via internet pada Toko Online. Dimana untuk mengimplementasikan hal tersebut, maka responden dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan pelanggan Toko Online yakni ditetapkan sebanyak 150 orang responden.
Evaluasi Kriteria Goodness of Fit
Evaluasi kriteria goodness of fit terhadap model yang dihasilkan secara lengkap dapat dilakukan sebagai berikut: Evaluasi normalitas data dilakukan dengan menggunakan kriteria critical ratio skewness value sebesar ± 2.58 pada tingkat signifikansi 0,01 (1%). Data dikatakan berdistribusi normal jika nilai critical ratio skewness value di bawah harga mutlak 2.58 (Ghozali, 2008).

Berdasarkan hasil di atas dapat dilihat bahwa angka nilai skewness value dan kurtosis value variabel pi3, em1,em3, kpc7, kpc5, kpc3, kpc1, pp1, menunjukkan distribusi normal karena nilainya dibawah ± 2.58, yaitu 1.941, 0.369, -1.012, -1.286, - 1.763, -1.393, 1.871, 1.367, yang lainnya tidak terdistribusi normal. Oleh karena nilai multivariate memberikan nilai diatas ± 2.58 dapat dikatakan secara multivariate data berdistribusi tidak normal.
Pengujian Hipotesis pertama dengan menggunakan SEM dilakukan untuk membuktikan pengaruh program periklanan di internet, pemasaran melalui email, dan kepercayaan terhadap pemprosesan informasi. Berikut deskripsi hasil pengujian selengkapnya disajikan pada tabel dibawah ini :

Hasil pengujian SEM terhadap Indeks Goodness of fit model penelitian pada tabel diatas beberapa kriteria goodness of fit model diantaranya: nilai c 2 chi-square sebesar 91,516 dengan nilai Probabilitas 0,295 yang berarti lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (5%), CMIN/DF sebesar 1,077; GFI sebesar 0,932 ;TLI sebesar 0,989; CFI sebesar 0,992; dan RMESA sebesar 0,023.
KESIMPULAN
Berdasarkan dari data dan hasil analisismengenai keputusan pembelian secara online pada Toko Online yang ada dapat dilihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan keputusan pembelian, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
Dari hasil pengujian ini variabel program periklanan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Pemprosesan Informasi. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa semakin banyak kegiatan periklanan yang dilaksanakan maka informasi yang diberikan kepada konsumen akan semakin baik dan mudah diingat.
Dari hasil penelitian ini yang menunjukan bahwa para pengguna internet memproses informasi terutama sampai pada tingkatan kedua yakni tahap perhatian terhadap iklan yang diperolehnya. Hal ini sesuai dengan proses keputusan pembelian yang juga hanya sampai pada tahap perhatian pengguna internet terhadap iklan yang diperolehnya dengan melakukan klik atas iklan tersebut untuk mendapatkkan infomasi lebih lanjut sehingga konsumen bisa melakukan keputusan pembelian.
Dari hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa variabel program periklanan dan kepercayaan konsumen melalui e-mail secara signifikan berpengaruh langsung ke keputusan pembelian atau tidak secara langsung dengan melalui pemprosesan informasi. Hal ini berarti bahwa keberhasilan keputusan pembelian yang dilakukan oleh pengguna internet dipengaruhi oleh variabel pemprosesan informasi.